Naskahdrama 6 tapi si Kabayan Drama sunda lucu untuk 5 orang perempuan. Com - Naskah drama sunda/longser Duriat Bejad karya Dipa Galuh. Contoh Naskah Drama Bahasa Sunda 7, 8,9 10 Orang - bagi yang memerlukan Contoh. Contoh Naskah Drama 8 Orang Tema Bencana Alam >> DOWNLOAD (Mirror #1) Yaumil Farah, Ade Kana Soraya, Nadia Rezkyna, Putroe Tisara Mentari, Rayhan Yulanda, Merry Dahlina, Dedy Kurniawan, Akbar Maulidianto R, dan teman-teman) Ada 5 orang sahabat yang sangat akrab. Mereka telah melewati 3 tahun bersama di sebuah SMA. Pada perpisahan akhir tahun, mereka ada yang ingin pergi ke luar negeri. pWtNj. Contoh Naskah Drama untuk 10 Orang Contoh naskah drama untuk 10 orang untuk dijadikan bahan pementasan bertema misteri memang sangat menarik karena adanya sebuah rahasia yang harus diungkapkan oleh tokoh utama melalui sejumlah penyelidikan. Naskah ini dimainkan oleh 10 orang dan fakta di tengah cerita yang tak terduga menjadikannya lebih menarik. Simaklah contoh naskah drama berikut ini. Judul drama Misteri pesisir pantai Teluk Segara Tema Misteri Tokoh dan Karakter Gada Pemimpin kelompok mahasiswa yang melakukan penelitian / protagonis Lestari Anggota kelompok mahasiswa / protagonis Reja Anggota kelompok mahasiswa yang memiliki sifat ingin tahu / protagonis Tirta Anggota kelompok mahasiswa yang pemberani / protagonis Nawi Perangkat desa yang bijak dan ramah / protagonis Cahyadi Penduduk desa yang berkomplot dengan kawanan penculik / antagonis Dirman Bos penculik yang bengis / antagonis Daus Anggota geng penculik / antagonis Nasir Anggota geng penculik /antagonis Polisi Cekatan dan tegas / tritagonis Latar Tempat Pesisir pantai Teluk Segara Waktu Pagi, siang dan malam hari Sosial Penduduk di sekitar pesisir pantai Teluk Segara semakin lama semakin sedikit karena adanya penculikan. Sinopsis Cerita misteri ini dimulai saat satu persatu warga pesisir pantai hilang tanpa jejak. Kepolisian setempat sudah lama mencari mereka namun belum juga menemukan tanda-tanda pelaku penculikan. Kejadian ini membuat banyak warga semakin ketakutan dan beberapa diantaranya terpaksa meninggalkan tanah yang telah lama mereka diami. Misteri ini terus bergulir sampai pada suatu hari ada kelompok mahasiswa melakukan penelitian di tempat itu. Teks drama Babak 1 Siang hari di depan rumah Pak Nawi Gada Selamat siang semua. Anggota kelompok Siang… Gada Terima kasih sudah datang ke tempat ini dan silakan kepada Pak Nawi untuk menyampaikan pesan. Pak Nawi Selamat datang semua mahasiswa yang akan melaksanakan penelitian di tempat ini. Semoga semuanya betah di sini. Selama berada di sini, adik-adik mahasiswa boleh tinggal di rumah saya sampai semua penelitian selesai. Gada Untuk yang ingin beristirahat silakan menuju ke kamar masing-masing. Pak Nawi Gimana Dik Gada, kapan akan dimulai penelitian? Gada Besok pagi Pak, kawan-kawan sudah lelah. Pak Nawi Daerah ini sudah semakin sepi. Rawan Dik. Hati-hati. Penculikan masih mungkin terjadi dan kami tidak tau siapa mereka. Jangan sampai terpisah dari rombongan. Gada Kami mengerti Pak. Babak 2 Pagi hari keesokan harinya di pesisir pantai Lestari Wahhhhhhhhhh… Pantainya indah banget ya sayang kok sepi gini. Reja Kan udah pada tau ini tempat banyak penculiknya, jadi kita harus terus bareng-bareng. Tirta Terutama yang cewek tu, kemana-mana harus ditemenin. Lestari Yeeee… Aku kan cewek sendiri jadi wajar donk. Gada Udah sekarang mending kita siapin semua alatnya. Mulai dari yang bagian barat dulu biar cepet jangan lupa langsung dicatet pengamatannya biar gak bolak balik. Reja Siap Ndan. Dari sudut pesisir yang lain Cahyadi Itu pasti rombongan mahasiswa yang ingin neliti pesisir ini. Dirman Karena mereka ikut campur urusan kita, gak ada jalan lain kita harus terror mereka. Nasir Bos yang cewek aja itu. Daus Bener bos nanti kita culik waktu dia terpisah dari rombongan. Babak 3 Sore hari di pesisir pantai Lestari Duh capek ni guys… Aku kebelet pipis. Gada Bentar lagi ya ini juga mau selesai. Kamu ditemenin Reja aja, laporanku kurang sedikit. Reja Sini abang anter. Lestari Iya deh… Reja dan Lestari sampai di semak-semak. Reja Cepetan dikit napa, udah mau gelap ini. Lestari Iya. Kawanan penculik muncul tiba-tiba dan membekap mulut Lestari kemudian menculiknya. Reja Tar, udah kan ya… Tar… menoleh ke belakang Lho kemana tu anak. Matilah aku dicincang Gada. Gada Lama bener pada ngapain? Reja Ini anuuu Lestari… ilang. Tirta Emang payah ni bocah. Suruh jagain juga. Gada Ini pasti penculikan, kembali ke rumah Pak Nawi minta bantuan. Babak 4 Malam hari di rumah Pak Nawi Gada Bagaimana ini Pak, apa kita lapor saja ke polisi? Nawi Kita sudah pernah melakukan ini tapi polisi tidak bisa berbuat apa-apa. Cahyadi Kita tunggu besok saja, pelaporan sebelum 3 hari tidak akan didengar. Kita cari besok pagi. Nawi O iya ini perkenalkan Cahyadi salah satu penduduk sini. Asli sini juga. Reja sambil berbisik Aku kok curiga ya sama gerak gerik orang ini. Jangan-jangan. Tirta Sama, kita ikuti aja yuk sapa tau nemu petunjuk. Nawi Malam ini semua tenang dulu, bahaya kalo malam-malam berkeliaran. Besok pagi kita cari dengan bantuan warga sekitar. Gada Baik Pak. Babak 5 Malam hari di perjalanan menuju pesisir pantai. Tirta Jalannya cepet dikit keburu jauh ni. Reja Ini juga udah cepet berisik. Gada Diem nanti dia curiga. Cahyadi menoleh ke kanan dan kiri lalu masuk ke dalam hutan dekat pantai lalu masuk ke sebuah pondok Reja Itu pasti rumahnya tempat persembunyian mereka. Gada Kita harus mendekat. Tirta Bener, itu Lestari. Gada Ayo kembali kepemukiman penduduk dan segera hubungi polisi. Babak 6 Dini hari di depan rumah Pak Nawi Pak Nawi Tampaknya kita harus menyergap mereka, saudara-saudara karena polisi baru dalam perjalanan. Jika terlambat, bisa saja hal yang tak diinginkan terjadi. Penduduk Kami siap bantu Pak. Seluruh warga menuju ke pondok dan atas aba-aba Pak Nawi akhirnya mereka bisa meringkus para penculik saat polisi datang. Dirman Ceroboh sekali kau Cahyadi gimana mereka bisa tau! Nawi Jadi kamu juga ikut-ikutan Cahyadi, percuma saya percaya sama kamu. Gada Kamu gak apa-apa? Lestari Enggak sambil terisak Polisi Kami akan bawa para penculik ini untuk diinterogasi. Terima kasih atas kerjasamanya. Gada Terima kasih Pak. Pak Nawi Saya mewakili penduduk pesisir pantai Teluk Segara mengucapkan terima kasih yang sebanyak-banyaknya atas jasa adik-asik mahasiswa. Tirta Sama-sama Pak yang penting semua aman. Gada Pagi ini kami harus kembali ke kota Pak, saya rasa semua data penelitian sudah kami dapatkan. Pak Nawi Iya silakan Dik. 75% found this document useful 16 votes64K views35 pagesCopyright© Attribution Non-Commercial BY-NCAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?75% found this document useful 16 votes64K views35 pagesContoh Naskah Drama 8 OrangJump to Page You are on page 1of 35 CONTOH NASKAH DRAMA 8 ORANG Diceritakan ada 3 sekawan bernama Dacun, Ihin, dan Kuyud. mereka berada di kelas pembuangan, yaitu kelas orang-orang yang tidak minat suatu hari, akan dilaksanakan ulangan adalah satu-satunya dari mereka bertiga yang pintar, Ihin hanya pintar dalam 1 bidangmusik, sedangkan Kuyud adalah orang yang sangat patuh pada perkataan Ibu ulangan nilai mereka kecuali Dacun sangat buruk, Ihin mendapat 4,1 dan Kuyudmendapat 3,4. Dacun “kalian ini, aku yakin nanti malam kalian akan diceramahi” Ihin “aku sudah terbiasa, lebih baik main gitar , Ibuku juga nanti diam.” Kuyud “apapun yang Ibuku katakana, aku akan menurutinya” Ihin ”kalau Ibumu menyuruhmu memakan kotoran nya apa kau mau?” Kuy ud ” asalkan Ibuku yang menyuruh, kotoran pun pasti terasa enak” Dacun dan Ihin merasa merindingTidak lama kemudian datang Oyon murid kelas unggulan Oyon “hah 71 ?, kau 4,3. Ini lagi 3,4 ? nilai 7,1 itu paling kecil dikelasku, lihat ini 97.” Ihin ” apa pedulimu ?hah ! “ Oyon “cuih dasar orang - orang sampah !” Dacun “hey, apa maksudmu meludahinya ?” Ihin “kurang ajar, rasakan ini!” Ihin lalu memukul Oyon, dan lalu orang-orang disekitar melapornya ke ruang kepala sekolah Kepsek “Ihin apa benar kau memukulnya ?” Oyon “ dia memukulku disini ! sambil menunjuk pipinya yang bonyok” Ihin “dia meludahiku duluan bu” Dacun ”aku saksinya , oyon meludahinya, dan Ihin terpancing emosi” Kepsek ”setidaknya kau butuh dua saksi untuk mengelak” Dacun & Ihin ”KUYUD ! “ Lalu Kuyud datang sambil menangis Kuyud ”aku tidak melihat apa - apa” Dacun & Ihin “ACIIIIN ! Kuyud ”Ibuku bilang aku tidak boleh ikut campur” Kepsek ”Baiklah Ihin, Ibu akan laporkan kau pada Ibumu” Ihin ”yasudah terserah kau sajalah” Kepsek ”apa kau bilang ?” Dacun ”dia tak bilang apa - apa bu” Kepsek ”baiklah, sekarang kalian boleh keluar” Dirumah Ihin….. Ibu Ihin ”apa yang Ibu dengar ini benar?” Ihin ”apa?” Ibu Ihin ”kau memukul Oyon kan ? Nilai ulangan matematika ku juga jeblok!” Ihin ”benar, dia meludahiku bu ! masalah ulangan, aku memang tidak berbakat..hhe” Ibu Ihin ”kau ini, kau harus belajar, kelas mu ini kelas pembuangan, kau masih saja bermalas- malasan, kali ini Ibu akan mengajarimu” Ihin “baiklah bu” Ibu Ihin ”mana yang tidak kau mengerti?” Ihin ”semuanya …hihi” Ibu Ihin ”baiklah, kita mulai dari yang ini, rumusnya ini di kalikan ini, lalu kau bagi denganini. Hasilnya kau kurangi dengan ini, kau mengerti ?” Ihin hanya menggelengkan itu sampai larut malam Ibu Ihin mengajarinya Keesokan harinya Ibu Ihin, Ibu Dacun dan Ibu Kuyud bertemu di supermarket dan lalu berbincang Ibu Dacun ”aduuuh sayang sekali padahal kalau anaku dapat nilai dia bisa lepas darikelas pembuangan.” Ibu Kuyud” anaku malah j auh nilainya, tapi aku tidak khawatir, asalkan dia bisa mengurus perusahaan kelak, masa depan nya masih ada harapan” Ibu Ihin ”anaku, sepertinya dia memang tidak berbakat, sepulang sekolah dia hanya bermain gitar. Aku tidak tahu harus berbuat apa, setiap malam aku mengajarinya. Tapi dia tetap tidak mengerti” Ibu Dacun “Lebih baik, bila dia dapat nilai buruk atau tidak mengerti saat di ajari, kau rotanisaja dia suapaya kapok!” Ibu Kuyud “kalau aku sih puji saja dia, supaya lebih semangat” Ibu Dacun” a da- ada saja kau” Ibu Ihin ” apa ? merotani nya ? aku tidak tega” Ibu Dacun ”benar, lama kelamaan dia akan mengerti” Ibu Ihin ”baiklah, akan kucoba” Akhirnya Ibu Ihin menerapkan sara dari Ibu Dacun Disekolah ….. Guru baru ” anak -anak, Kenalkan nama Ibu Rini, Ibu menggantikan Ibu Janah mengajarkan matematika kepada kalian” Kuyud ” Apa Ibu janah dipecat ?” Murid- Murid ” ahahahhahaa, dasar si tukang patuh, apa Ibumu yang yang menyuruhmumengatakan itu ?” Kuyud ”aku hanya penasaran, tiba -tiba saja dia men ghilang lalu digantikan” Ibu Rini”beliau sedang cuti, selama dia cuti Ibu yang menggantikanya” Kuyud ”ooooh” Ibu Rini ” Ibu belum mengetahui kemampuan kalian dalam matematika, besok akan Ibuakan mengadakan ulangan “ Ihin ”apa?ulangan ? “ Ibu Rini ”Iya, apa ada masalah?” Dacun ”Ihin ssst , mmm. Tidak ada apa - apa bu.” Sepulang sekolah Ihin ”heh cun, kamu kan pinter MTK, nanti kasi aku contekan ya!” Dacun ”boleh - boleh, buat kalian gratis deh “ Ihin dan Kuyud ”SIP !” Dirumah Ihin Ibu Ihin ”hiinn, kau sudah belajar ? main gitar terus kau ini “ Ihin ”aku nggak ngerti bu, ga ada yg ngajarin “ Ibu Ihin ”kali ini Ibu serius, kau harus belajar, kalau tidak…” Ihin ”kalau tidak apa bu?” Ibu Ihin ” dengan berat hati Ibu akan merotanmu” Plak ! Rotan dipukul ke tangan Ihin karena Ihin tidak mengerti mengerti. Ihin ”sakit buuu” Ibu Ihin ”makanya kau harus bisa!” tyle="text-align justify;">PLAK PLAK PLAK PLAK PLAK Setelah berhari-hari merotani Ihin, Ibu Ihin kelalahan dan sebenarnya dia tidak tega, dia pun jatuh harinya Ihin merasa tidak bersemangat sekolah, padahal hari itu akan ulangan. Saat itu dikabarkan bahwa Ibu Ihin mendertia kanker darah, dan harus segera mendapat donor cangkok sumsum tulang belakang. Ihin ”Ibu ku sakit parah, kalau dia tidak menerima cangkok sumsum secepatnya umurnya hanya tinggal 3 bulan” Dacun ”apa sudah ada pendonor yang cocok untuknya ?” Ihin menggelengkan kepalanya Ke 3 nya ”haaaah” Lalu menundukan kepala mereka. Tiba- tiba….. Kuyud ”tapi ada bagusnya juga” Da cun ”apa cin? Kuyud ” biarkan saja Ibumu mati hin, kalau dia mati kan kau tidak akan dirotaninya lagi” Ihin ”apa ? apa yang kau katakan?!” PLAK !Ihin lalu memukul Kuyud.. tiba-tiba bu kepsek datang, dia melihat lalu menggelengkankepalanya sambil melihat Ihin yang sedang memukuli Kuyud.. Kepsek ” ikut Ibu ke kantor,” Ihin lalu diseret ke kantor ke kantor kepsek Kepsek ”ulangan jelek, memukul Oyon, memukul temanmu sendiri, kau ini siswa atau preman ?” Ihin ”aku..aku hanyaa….” Kepsek”apa? Kau mau cari alasa, akan kulaporkan pada Ibumu agar dia merotanmu lagi” Bu Rini ”bu kepsek, jangan kasar padanya. Aku yakin dia punya alasan tersendiri untuk itu” Kepsek ”kau membelanya lagi ?” Bu Rini ” aa…aku hanya” Ihin ” aku hanya berharap Ibuku bisa sembuh, dan merotaniku lagi, andai saja “ Lalu Ihin pergiSelain itu nilai ulangan Ihin kali ini hanya nilai Dacun dan Kuyud Dacun ”aku mengerti keadaanmu Hin, kau bawa saja kertas ulangan ku , lalu ganti dengannama mu” Ihin ” entahlah, aku tidak yakin” Kuyud ”atau kau ganti saja kertas ku dengan nama mu” Ihin ” nilai mu lebih jelek dariku, bodoh” Kuyud ”o iya hehe” Ihin” aku..pulag duluan ya” Lalu Ihin pergi ke RS untuk menjenguk ibunya. Ihin ” maaf bu, aku sudah berusaha, tapi Cuma ini yang kubisa” Ibu Ihin lalu mengambil kertas ulangan dan mengenggamnya eratTiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiit tiba-tiba ibu ihin terdiam membisuSaat itu Ibu Rini datang.. Ibu Rini ”permisi , Hin.” Ihin ”ibuku sudah” Ibu Rini lalu memeriksa Ibu ihin dan.. Ibu Rini”dia masih hidup, panggil dokter!” Ibu Ihin lalu dipindahkan ke ruang Intesif… Ibu Rini ” aku akan mencarikan donor sumsum itu segera, bersabarlah Ihin” Ihin”terimakasih ya bu, ibu sudah banyak membantuku” 3 hari kemudian tiba-tiba RS dipenuhi orang yang berniat mendonorkan sumsum terdaftar Tn. Kuyud Ihin ”apa ayah mu mendaftarkan ?” Ayah kuyud ” benar, aki hanya ingin membantu ayahmu” Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengungkapkan kebebasan dan seksualitas karakter perempuan dalam novel Red Riding Hood. Sumber penelitian ini adalah novel Red Riding Hood karya Sarah Blackley-Cartwright yang diterbitkan pada tahun 2011. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik kepustakaan. Penelitian ini menggunakan teori intrinsik karya sastra serta teori feminisme untuk mengungkapkan bagaimana seksualitas perempuan dan kebebasannya dilihat dari sudut pandang patriarki dengan berbagai idealnya kemudian bagaimana perempuan yang sebenarnya terlepas dari berbagai tekanan patriarki untuk menjadi sempurna. Penelitian ini dibatasi dalam hubungannya dengan setting dari novel ini yakni sekitar abad 17 – 18 masehi. Penelitian ini menghasilkan hal-hal berikut. Pertama karakter utama dalam novel ini, Valerie, adalah karakter perempuan yang tidak berterima dalam masyarakat Daggorhorn. Kedua, karakter-karakter perempuan dalam novel ini diopresi agar mereka selalu berusaha menjadi perempuan ideal, serta dampak dari opresi tersebut. Ketiga, karakter-karakter perempuan dalam novel ini mempunyai sisi-sisi manusia mereka dimana meskipun mereka berusaha untuk menjadi perempuan ideal dan berterima, mereka adalah perempuan dengan segala perbedaan yang menjadikan mereka unik. Keempat, kebebasan yang didambakan perempuan tidak dapat diraih tanpa perjuangan yang berat dan pengorbanan besar. Valerie harus rela meninggalkan rumah, keluarga, teman-teman dan lingkungannya untuk dapat bebas dan mengejar cinta serta impiannya. Kata-kata kunci novel, perempuan, seksualitas dan kebebasan 80% found this document useful 5 votes11K views7 pagesCopyright© Attribution Non-Commercial BY-NCAvailable FormatsDOC, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?80% found this document useful 5 votes11K views7 pagesNaskah Drama Pemain 8 OrangJump to Page You are on page 1of 7 You're Reading a Free Preview Pages 4 to 6 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime. Judul CITA – CITA KU Tema Pendidikan Pemeran 8 Orang Penokohan drama 1. Wawan Pemberani 2. Sindy Tegas 3. Dio Penakut 4. Dian Pemalu 5. Ibu Ina Penegak atau guru 6. Wira Baik hati 7. Wanda Rela berkorban 8. Indra Cuek Sinopsis Drama Pertanyaan dari Ibu liska membuat ke tujuh siswanya memiliki cita-cita yang besar dan timbul keseruan ketika jam pelajaran sedang di mulai. sanggar teater naskah drama siswa smpn Judul cita-cita ku Dialog/ percakapan Teks naskah Drama Kring...! Kring...! Kring...! Bel masuk telah diberbunyi. Para siswa smpn saatnya untuk masuk kelas dan menerima pelajaran dari wali kelasnya masing-masing. Pemandangan di kelas 1 masih gaduh. Ada yang berkelahi. Wanda “ Kamu mau jadi pahlawan di kelas ini?” Wira “ Bel masuk telah berbunyi.” Wanda “ Semuanya masuk…… !” Wawan “Iya Pak ketua kelas…!!!!” ucap Wawan dengan cetusnya . Wanda “ Berkelahi gara -gara merobek-robek buku seperti tidak ada pekerjaan lain saja!” Beberapa saat kelas menjadi gaduh dan bising bahkan terjadi keribut salah satu siswa merobek buku temannya, langkah kaki ibu Ina, seketika membuat kelas menjadi hening dan senyap. Ibu Ina “ Selamat pagi anak-anak. Sebelum memulai pelajaran kita berdoa Dahulu. Berdoa dimulai”. Para siswa tertunduk berdoa seperti yang di aba-abain Ibu Ina Ibu Ina “ Selesai. Saya tadi mengetahui kalau ada keributan di luar kelas Padah al sudah ada bel masuk.” Wanda “Iya kan Ibu Ina marah” bisik Wanda kepada Wira. Wira “Kayaknya hanya mengingatkan s aja deh Wanda ”. Wanda “ Tadi ada yang berkelahi BuTapi sudah dilerai”. Bu Ina “ Yaaa, lain kali jangan di ulangi lagi, bikin malu kalian kan sudah dewasa, harusnya lebih tau diri, kita datang kesekolah bukannya cari ribut tapi cari ilmu menambah kepandaian meraih mimpi dan cita- cita !!!!! ”. ujar Ibu Ina dengan nada ketus dan tegas . Senyap dan sepi jawabnya para siswa saling menyalahkan satu dengannya lainnya lewat bahasa isyarat lirikan mata dan jelentikan jemari tangannya,sebentar kemudian siswa di printahkan untuk mengeluarkan buka bahasa Indonesia oleh bu Ina. Ibu Ina “Buka buku bahasa Indonesia kalian mengenai impian dan cita-cita. Siapa yang tahu definisi impian dan cita-cita ? “ Sindy “ Impian adalah harapan dari seseorang yang perlu dibuktikan. Kalau cita-cita adalah harapan dan perjuangan yang disertai dengan kemampuan untuk meraihnya.” Ibu Ina “ Bagus jawabanmu S indy. Terus perbedaan antara keduanya apa Sindy? Sindy “ Eeeeeeeehmmmmmmmm…………” Pikir Sindy tertunduk sembari memegang keningnya berusaha berpikir keras . Wawan “ Tidak ada bedanya Bu…… !!!” Ibu Ina “ Ya pasti ada. Bagaimana menurutmu Dian????” Dian “ Perbedaannya tipis Bu. Kalau impian sudah dirancang sejak lahir. Kalau cita-cita harapan dari banyak orang juga adanya keinginan dari diri kita sendiri tu k ingin meraihnya bu.” Ibu Ina “ Betul. Jika kita membicarakan tentang impian dari sekian banyak siswa di sini bisa dijelaskan mengenai cita-cita kalian? Bisa dimulai dari kamu Wira .” Wira “ Aku Bu? Impianku ingin menjadi reporter yang bisa meliput berita sekaligus jalan-jalan di mana- mana.” Wanda “Suka nya jalan- jalan saja.” Ibu Ina “ Waduh, Wira impiannya hebat. Kamu ? Coba Wanda apa impian mu? , kau dari mengkrtik orang saja e ntah saja!”. wanda “ Impian saya ingin pergi ke bulan seperti minnion Bu? ”. Ibu Ina “Minniooon …………??????” Indra “ Itu film kartun Bu. Wanda suka menonton film kartun jadinya suka ber khayal.” Serempak siswa kelas 1 kelas menjadi gaduh Ibu Ina “ Sudah ! Sudah! Kamu ini bisa saja Wanda. Bagus juga ide mu. Kamu Dio? “ Dio “ Saya bermimpi ingin menjadi pramugara Bu… “, Wanda “ body mu ancur gituuuu…, sudah kayak tiang listrik, dekil,kuali dah item yah itu… iteman kamu lagi…., jangan -jangan yang naik pesawat belum- sudah main kabuuurrrrr……. kok ya kepengen j adi pramugara …….. apa gak salaaah… .hahahahahhhh haaaa..” Lagi-lagi seluruh siswa tertawa atas celotehan Wanda. Ibu Ina “ Impian yang mulai Dio. Kalau kamu Indra?” Indra “ Impian saya sama seperti Ibu jadi guru di sekolah smp.”

naskah drama misteri untuk 8 orang